Kenali Efek Samping Kemoterapi Anak

kemoterapi anak

Jenis penyembuhan kemoterapi anak pastinya akan sangat bergantung pada jenis dan juga sejauh apa perkembangan kanker. Pengobatan kemoterapi pun bergantung pada hal apakah kita mempunyai masalah kesehatan tertentu.

 

Kegunaan Kemoterapi

Kemoterapi adalah salah satu metode pengobatan yang dipakai untuk menghancurkan sel kanker. Cara yang ditempuh kemoterapi adalah dengan mematikan sel sebelum ia tumbuh dengan sangat cepat dan menyebabkan kanker merambat ke berbagai organ lainnya.

Adapun guna kemoterapi, yaitu:

  • Meringankan gejala

Kemoterapi akan memperkecil tumor penyebab rasa sakit.

  • Mengendalikan

Kemoterapi dapat menangkal penyebaran, memperlambat pertumbuhan, sekaligus menghancurkan sel kanker yang berkembang ke unsur tubuh yang lain.

  • Menyembuhkan

Kemoterapi bisa menghancurkan seluruh sel kanker secara total tanpa kambuh kembali.

Hanya saja, kemoterapi memang tidak mampu memberdakan sel sehat yang membelah cepat dan sel kanker sebenarnya. Kerusakan ini akan menyebabkan adanya efek samping. Namun, efek samping ini akan hilang pasca pengobatan dihentikan.

kemoterapi anak

Efek Samping Kemoterapi pada Anak

Akibat ketidakmampuan kemoterapi anak dalam memberdakan sel sehat dan sel kanke, maka efek samping pun timbul. Meski tidak semua efek samping terjadi bersamaan, namun efek samping tersebut cukup mengganggu kesehatan dan kenyamanan. Berikut ialah efek samping yang dapat terjadi dampak kemoterapi:

  • Rambut rontok.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mual dan muntah.
  • Sesak napas
  • Adanya kelainan pada detak jantung sebagai dampak anemia.
  • Kulit kering dan terasa perih.
  • Pendarahan seperti gampang memar, gusi berdarah, dan mimisan.
  • Sering terpapar infeksi.
  • Sulit tidur.
  • Gangguan psikologis sebagai contoh stress, depresi, dan lain sebagainya
  • Rasa lelah dan lemah sepanjang hari.
  • Konstipasi atau diare.

Yang urgen untuk diketahui, efek samping kemoterapi itu akan segera hilang setelah penyembuhan selesai. Oleh karenanya, dibutuhkan kesabaran dan dampingan terhadap pasien selama menjalani pengobatan. Dengan begini, kemoterapi akan mudah dijalankan.

Meski begitu, kemoterapi pada anak membutuhkan penanganan ekstra, termasuk dari pihak orang tua. Jika efek samping ini dirasa terlalu berat, orang tua bisa mencoba untuk mengikutsertakan buah hatinya dalam terapi imunoterapi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *